Klopp Merupakan Manajer yang Cocok untuk Liverpool

Klopp Merupakan Manajer yang Cocok untuk Liverpool

Tepat pada Oktober 2015, Liverpool membuat keputusan penting mendepak Brendan Rodgers dan menggantinya dengan eks manajer Borussia Dortmund, Jurgen Klopp. Pelatih asal Jerman datang membawa filosofi bermain gegenpressing atau counter pressing attack, dan mengembalikan semangat bermain Reds.

Jordan Henderson dan kawan-kawan langsung dibawa Klopp menapaki dua final di musim perdananya, saat mencapai final League Cup dan Europa League. Meski pada akhirnya Liverpool gagal menjadi juara di dua laga tersebut, kegemilangan Klopp membangkitkan motivasi bermain tim dalam waktu singkat patut mendapat acungan jempol.

Jurgen Klopp di liverpool
Fans sudah kadung cinta dengan Klopp, begitu juga pria berusia 49 tahun itu kepada fans dan juga klub. Di tengah hinar binar klub bersaing sebelumnya mendapatkan pemain dengan harga mahal, di bursa transfer musim panas 2016, Liverpool mendatangkan tujuh pemain tanpa transfer super besar seperti halnya Manchester United yang membeli Paul Pogba.

Klopp tidak khawatir, meski Liverpool belum pernah meraih titel Premier League (sejak format berubah menjadi era Premier League), dan harus bersaing dengan tim-tim mapan seperti United, Manchester City, Chelsea, dan Arsenal.

Baginya yang terpenting, membangun pondasi dengan rencana jangka panjang dan terstruktur. Klopp pun merendah menyebut dirinya bukan manajer terbaik dunia, namun yakin ia pria yang tepat bagi The Anfield Gank.
Jurgen Klopp bersama liverpool
“Ini waktu yang gila bagi sepak bola, bagi beberapa orang, yang paling serius di dunia tapi tak pernah ada yang memperdulikannya. Lihat bursa transfer, semua orang hanya ingin tahu apa yang terjadi tanpa pernah ingin tahu apa yang terjadi di belakangnya, untuk timnya dan tim itu,” papar Klopp kepada Dailymail, Sabtu (3/9).

“Hanya saja ‘ayo – berikan saya rekrutan besar lainnya’. Untuk tetap tenang di dunia yang penuh warna ini, itu lah yang saya lakukan. Saya bukan bagian itu, saya tidak di sana dan tidak menikmatinya. Masih ada hidup yang lebih menarik. Hari ketika saya mundur (sebagai manajer Dortmund), saya takkan pernah melewatkan dunia tanpa sepak bola,” tuturnya.
Keakraban Jurgen Klopp dengan pemain liverpool
“Tanpa menjadi orang yang paling percaya diri di dunia, saya pikir saya orang yang tepat bagi Liverpool. Saya tak dapat mencetak gol dan juga melakukan penyelamatan. Saya juga tidak berkata saya manajer terbaik dunia. Tapi saya cukup bagus dan salah satu manajer yang benar-benar tertarik kepada struktur,” lanjut Klopp.

“Klub bisa saja menemukan manajer lain (pada Oktober 2015), dan saya mungkin menemukan pekerjaan lainnya – mungkin yang lebih muda. Tapi saya suka klub ini, bahkan sebelum saya datang. Saya merasakan cinta,” urainya.

You may also like...