Ancelotti Mengungkapkan Alasannya di Depak Madrid

Ancelotti Mengungkapkan Alasannya di Depak Madrid

Carlo Ancelotti belum lama ini menjelaskan bahwa ada dua faktor penting yang membuatnya harus pergi dari Real Madrid di musim panas 2015.

Ancelotti sebelumnya sukses membawa timnya memenangkan Liga Champions dan Copa del Rey di musim 13/14. Ia juga punya hubungan yang baik dengan pemain.

Namun di akhir musim 14/15, ia dipecat karena tim menutup musim dengan kondisi nirgelar. Ancelotti dalam buku terbarunya kemudian menyebutkan bahwa ada dua faktor penting yang memainkan peran dalam kepergiannya dari Bernabeu.

“Ada dua masalah besar,” ungkap Ancelotti dalam bukunya, yang dikutip oleh AS.

“Masalah pertama adalah statistik UEFA yang mengatakan tim kami tidak berlatih cukup lama dibanding tim Eropa lainya. Kami kala itu menang di 22 laga beruntun dan kami harusnya melakukan semua dengan benar.”

“Namun kami baru kalah dan kemudian statistik itu keluar. Klub lantas menekan tim untuk bekerja lebih keras. Saya berpikir sebaliknya. Pemain harus istirahat dan ini krusial dalam membuat kami kehilangan liga. Madrid lebih percaya pada statistik ketimbang kinerja saya.”

Masalah kedua yang dialami Ancelotti adalah terkait posisi dan status Gareth Bale di laga melawan Valencia, di mana tim kalah 1-2 pada 4 Januari 2015 dan sekaligus mengakhiri rekor 22 kemenangan beruntun tim.

“Presiden ingin berbicara dengan saya. Dia kemudian mengatakan Bale menghubunginya. Saya mengganti dia di 4 Januari di Mestalla. Agen Bale mengajukan komplain, mengatakan bahwa ia ingin Bale bermain di tengah,” lanjut Ancelotti.

“Presiden berkata ‘Apa yang akan kamu lakukan’. Saya bilang ‘tidak ada’. Saya tak bisa mengubah sistem di tengah musim. Sejak itu, hubungan saya dengan sang presiden tak lagi sama.”

You may also like...